Pengaruh Perlakuan Pemberian Air Irigasi pada Budidaya SRI, PTT dan Konvensional terhadap Produktivitas Air

Subari Subari, Marasi Deon Joubert, Hanhan Ahmad Sofiyuddin, Joko Triyono
*

Sari


Terbatasnya ketersediaan air dan meningkatnya kebutuhan air dapat menyebabkan konflik alokasi air. Dengan demikian, upaya-upaya penghematan penggunaan air perlu dilakukan, khususnya untuk kebutuhan budidaya padi sawah yang memerlukan air dalam jumlah yang cukup banyak. Oleh karena itu, perlu dicarikan alternatif teknologi irigasi dalam budidaya padi yang dapat menghemat air. Penghematan air dalam prakteknya bisa dilakukan dengan mengubah pola pemberian air namun tidak mengurangi produksi, yaitu dengan mengurangi jumlah air untuk pengolahan tanah dan pada masa pertumbuhan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui produktivitas air dengan pola pemberian air untuk budidaya padi sawah (yaitu pada metode SRI, PTT dan konvensional) dalam bentuk demplot penelitian. Makalah ini menyajikan hasil penelitian tersebut khususnya mengenai produktivitas air dengan mengubah pola pemberian air untuk budidaya padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan kisaran pemberian air irigasi rata-rata di demplot penelitian pada olah lahan adalah 22-47 mm; PTT 24-47 mm dan konvensional 30-68 mm. Selama masa pertumbuhan, konsumsi air pada budidaya konvensional adalah yang tertinggi yaitu rerata 577 mm. Perlakuan budidaya lainnya menunjukkan hasil yang lebih rendah, yaitu rerata SRI 324 mm dan PTT 544 mm, dan produktivitas air SRI=1,9 Kg/m3, PTT=1,1Kg/m3 dan konvensional =1,0Kg/m3.


Kata Kunci


ketersediaan air; konflik; irigasi; produktivitas air; System of Rice Intensification (SRI); Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT); konvensional

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arif, S.S. 2006. “Irigasi dan Drainase”. Bahan Kuliah. Program Pasca Sarjana. Teknik Pertanian UGM.

Balai Irigasi. 2008. Penelitian Irigasi Hemat Air pada Budidaya padi dengan Metode SRI di Laboratorium Lapangan, MT II. Pusat Litbang Sumber Daya Air, Balai Irigasi. Bekasi.

Brouwer, C., M. Heibloem.1986. Irrigation Water Management Training Manual No. 3. Land and Water Development Division. FAO. Rome, Italy.

Cai, Ximing dan Mark W. Rosegrant. 2003. World Water Productivity: Current Situation and Future Options. Water Productivity in Agriculture: Limits and Opportunities for Improvement. CAB International Publishing, UK.

Clemmens, A.J. dan D.J. Molden. 2007. Water uses and productivity of irrigation systems. Irrigation Sicence 25:247-261.

De Datta, S. K. 1981. Principles and Practice of Rice Production. John Wiley and Sons New York.

Gani, A. Triny . S.K., Jatiharti, A. Wardhana, I.P., Las, I. 2002. The system of rice Intensification in Indonesia. In Asessments of the System of rice Intensification. Proceedings of an International Conference, Sanya, China, April 1-4. 2002. Cornell International Institute for Food Agriculture and Development. Yuan Longping and Peng Jiming, China National Hybrid, Rice Research and Development Centre, Sebastien Rafaralahy and Justin Rabenandrasana. Association Tefi Saina, Madagascar.

Kartaatmadja, S. dan A.M. Fagi. 2000. Pengelolaan Tanaman Terpadu: Konse dan Penerapan . Dalam A.K. Makarim et.al. (eds). Tonggak Kemajuan Teknologi Produksi Tanaman Pangan : Konsep dan Strategi Peningkatan Produksi Pangan. Simposium Penelitian Tanaman Pangan IV. P. 75 – 89.

Makarim, A.K. 2003. Modeling Pengelolaan Tanaman Padi. Dalam kebijakan perberasan dan inovasi teknologi padi. Dalam Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Martin, H. J., W.H. Leonard and tamp. 1976. Principles of field crop production. Mac. Millan Publishing. Co. Inc. New York.

Pemerintah RI. 2006. Peraturan Pemerintah No. 20. Jakarta.

Uphoff, 2002. What Is The System Of Rice Intensification ? in Asessments of the System of Rice Intensification. Proceedings of an International Conference, Sanya, China. April 1-4. 2002. Cornell International Institute for Food Agriculture and Development, and China National Hybrid Rice Research and Development Center. Sebastian Rafaralahy

and Justin Rabenandrasana, Association Tefi Saina, Madagascar.

Waqar A. Jehangis, H. Turral dan I. Masih. 2004. Water productivity of rice crop in irrigated areas. Proceeding of the 4th International Crop science Congress, Brisbane, Australia, 26 Sep-1 Oct 2004.


Statistik Tampilan

Sari : 265 kali
PDF : 1602 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v7.i1.28-42

Hak Cipta (c) 2012 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.